Beli atau Sewa Perlengkapan Bayi? Panduan Jujur untuk Orang Tua
5 Oktober 2026
Daftar belanja menjelang kelahiran itu panjangnya bisa mengalahkan struk belanja bulanan. Stroller, box bayi, ayunan elektrik, pompa ASI, baby walker. Semua terlihat penting, semua harganya lumayan.
Lalu enam bulan kemudian, separuhnya sudah tidak terpakai dan menumpuk di sudut kamar. Kabar baiknya, Ayah Bunda tidak harus membeli semuanya. Sebagian cukup disewa.
Tiga pertanyaan sebelum memutuskan
Berapa lama barang ini dipakai? Kalau hanya beberapa minggu sampai beberapa bulan, sewa hampir selalu lebih hemat.
Apakah bayi pasti cocok? Ada bayi yang langsung tertidur di ayunan, ada yang menangis begitu diletakkan. Barang yang belum pasti cocok lebih aman dicoba dulu.
Di mana menyimpannya nanti? Barang besar tetap makan tempat setelah tidak dipakai, sampai ada yang mau menampung atau membelinya.
Barang yang biasanya lebih hemat disewa
Baby swing. Masa pakainya singkat dan sangat tergantung selera bayi. Lihat pilihan baby swing.
Baby walker. Dipakai hanya di rentang usia tertentu. Lihat baby walker.
Box bayi. Berukuran besar dan cepat ditinggalkan begitu anak pindah ke kasur sendiri. Lihat box bayi.
Breastpump. Harga pompa elektrik tinggi dan kecocokannya personal. Lihat breastpump.
Stroller untuk liburan. Kalau stroller hanya dibutuhkan saat bepergian, sewa saat perlu saja. Lihat stroller.
Mainan besar. Perosotan, ayunan, dan playhouse cepat membuat anak bosan. Lihat Swing N Slide.
Barang yang sebaiknya dibeli
Barang habis pakai: popok, tisu, perlengkapan mandi.
Barang yang sangat pribadi: dot, empeng, alat makan, pakaian.
Barang yang dipakai setiap hari selama bertahun-tahun.
Barang yang akan diwariskan ke adik dalam waktu dekat.
Cara menghitungnya sendiri
Tidak perlu rumus rumit. Cukup bandingkan dua angka:
Biaya sewa total, yaitu harga paket dikali jumlah paket yang kira-kira dibutuhkan.
Biaya beli bersih, yaitu harga beli dikurangi perkiraan harga jual kembali saat barang sudah tidak dipakai.
Kalau biaya sewa total jauh di bawah biaya beli bersih, sewa. Kalau selisihnya tipis dan barang akan dipakai lama, beli. Jangan lupa hitung juga repotnya menjual barang bekas dan tempat simpannya.
Harga sewa per paket untuk tiap barang bisa dilihat langsung di katalog Baby Adha Rental, jadi perhitungannya bisa dilakukan dengan angka nyata.
Sewa dulu, beli kemudian
Sewa tidak harus jadi lawan beli. Banyak orang tua menyewa untuk mencoba, lalu membeli tipe yang sudah terbukti cocok. Cara ini menghindarkan dari kesalahan yang paling mahal: membeli barang bagus yang ternyata tidak mau dipakai si kecil.
Sewa perlengkapan bayi di Solo dan Semarang
Baby Adha Rental menyediakan perlengkapan bayi dan anak yang bersih, terawat, dan siap pakai di dua cabang:
Semarang: Jl. Pamularsih Raya No.7. Chat admin Semarang.
Solo: Mayang Agung Komplek A0, Sukoharjo. Chat admin Solo.
Caranya sederhana: pilih barang di katalog, pesan lewat WhatsApp, sepakati paket sewa, jaminan, dan cara antar atau ambil, lalu terima barang beserta nota sewa. Selengkapnya ada di halaman Cara Pemesanan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah barang sewaan aman untuk bayi?
Barang disiapkan dalam kondisi bersih, terawat, dan siap pakai. Saat menerima barang, periksa kelengkapan dan fungsinya bersama admin.
Bisa diantar ke rumah?
Barang bisa diambil sendiri atau diantar. Biaya antar menyesuaikan jarak, jadi kirim alamat ke admin cabang terdekat.
Bagaimana kalau ingin memperpanjang?
Hubungi admin sebelum tanggal kembali yang tertulis di nota sewa.
Masih bimbang untuk satu barang tertentu? Coba sewa satu paket dulu. Jawabannya biasanya langsung terlihat dari reaksi si kecil.